BANDUNG, 5 November 2025 – Forum Komunikasi Program Studi Teknik Pertambangan Seluruh Indonesia (FORKOPINDO) sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan prestisius yang terdiri dari Temu Nasional Tahunan (TNT) XI, Workshop Mata Kuliah (WMK) IX, dan Kongres II pada tanggal 1 hingga 5 November 2025 di Bandung. Perhelatan ini menjadi momentum krusial bagi institusi pendidikan tinggi teknik pertambangan untuk menyelaraskan kurikulum dengan dinamika industri yang berkembang pesat.
Kegiatan yang berpusat di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Islam Bandung (UNISBA) ini dihadiri oleh perwakilan berbagai program studi teknik pertambangan dari seluruh penjuru tanah air. Fokus utama penyelenggaraan tahun ini adalah transformasi pendidikan tinggi untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompetitif, adaptif terhadap teknologi modern, serta berkomitmen pada prinsip keberlanjutan.
Dalam Workshop Mata Kuliah (WMK) IX, para akademisi secara mendalam membahas standarisasi mata kuliah Capstone Design atau Perencanaan Tambang. Diskusi ini sangat strategis mengingat mata kuliah tersebut menjadi indikator penilaian tambahan yang penting dalam instrumen akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (LAM-Tek). Melalui pendekatan Outcome Based Education (OBE), kurikulum diarahkan agar mahasiswa mampu merancang solusi teknis yang realistis bagi permasalahan pertambangan masa depan.
Sesi Temu Nasional Tahunan (TNT) XI mempertemukan para akademisi dengan praktisi industri untuk membahas isu-isu strategis seperti penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional tambang. Hal ini bertujuan untuk memastikan lulusan sarjana tambang tidak hanya memiliki keahlian teknis, tetapi juga ketajaman bisnis dan integritas moral dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) bangsa.
Puncak rangkaian acara ditandai dengan pelaksanaan Kongres II FORKOPINDO, yang menetapkan arah kebijakan organisasi untuk masa depan. Berdasarkan hasil voting, forum secara resmi menetapkan kepemimpinan baru untuk masa bakti tiga tahun ke depan. Dr. Ir. Edy Jamal Tuheteru, S.T., M.T. terpilih sebagai Ketua Umum, didampingi oleh Dr. Ir. Tedy Agung Cahyadi, S.T., M.T. yang mengemban amanah sebagai Sekretaris Umum periode 2025-2028.
"FORKOPINDO berkomitmen untuk terus menjadi wadah kolaborasi dan sarana komunikasi bagi seluruh program studi teknik pertambangan di Indonesia," ungkap salah satu poin utama dalam visi organisasi tersebut. Dengan kepemimpinan baru dan penguatan standar pendidikan nasional yang disepakati di Bandung, FORKOPINDO optimis dapat mempercepat peningkatan mutu akreditasi program studi anggotanya menuju predikat Unggul.

