FORKOPINDO Gelar Sharing Session Strategi Publikasi Jurnal Internasional guna Tingkatkan Daya Saing Akademisi Pertambangan

 

Forum Komunikasi Program Studi Teknik Pertambangan Seluruh Indonesia (FORKOPINDO) sukses menyelenggarakan kegiatan daring bertajuk Sharing Session: “Strategi Publikasi pada Jurnal Internasional Bereputasi”. Kegiatan ini diinisiasi untuk menjawab tantangan bagi para dosen dan peneliti dalam memenuhi standar publikasi global yang kini menjadi prasyarat penting dalam akreditasi institusi maupun pengembangan karier akademik.
 
Acara dibuka langsung oleh Ketua Umum FORKOPINDO, Dr. Ir. Edy Jamal Tuheteru, S.T., M.T. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa publikasi di jurnal internasional bereputasi bukan sekadar tuntutan profesi, melainkan kebutuhan strategis bagi dosen untuk mencapai jenjang jabatan fungsional seperti Lektor Kepala hingga Guru Besar, serta memenuhi kriteria penilaian Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (Lamtek).
 
Narasumber utama, Dr. Ir. Agus Ardianto Budiman, S.T., M.T., IPP., yang juga merupakan anggota Badan Pengurus Bidang Penelitian dan Publikasi Ilmiah FORKOPINDO, membagikan pengalaman praktisnya dalam menembus jurnal internasional kategori Q1 dan Q2. Beliau menegaskan bahwa metodologi penelitian adalah "benteng terakhir" yang memvalidasi kualitas sebuah artikel ilmiah. "Sepanjang metode yang kita lakukan sudah baik dan benar, itulah pertahanan utama kita terhadap hasil penelitian yang didapatkan," ungkapnya.
 
Dalam sesi tersebut, dipaparkan pula strategi ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) terhadap gaya penulisan jurnal-jurnal unggulan dunia sebagai referensi (jurnal master). Dr. Agus juga menyoroti pentingnya silaturahmi dan kolaborasi antarlembaga, seperti dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Institut Teknologi Bandung (ITB), serta berbagai laboratorium industri untuk memperkaya ketersediaan data dan fasilitas analisis.
 
Terkait penggunaan teknologi modern, forum ini mendiskusikan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) seperti ChatGPT dan Grammarly. Disepakati bahwa AI sangat bermanfaat untuk membantu "mengemas" bahasa Inggris agar lebih efektif dan mengalir (SPOK), namun penggunaannya harus tetap etis dan tidak boleh menyentuh substansi atau pengolahan data penelitian primer.
 
Melalui sharing session ini, FORKOPINDO berkomitmen untuk terus memfasilitasi para anggotanya dalam menghasilkan karya ilmiah yang berdampak luas bagi kemajuan industri pertambangan nasional di kancah internasional.